{"data":[{"type":"artikel","id":"1","attributes":{"config_id":1,"gambar":"6oYN3_1752727607_kkn.jpg","isi":"<p data-start=\"170\" data-end=\"476\">Nagari Gantuang Ciri, 17 Juli 2025 &mdash; Universitas Andalas kembali melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Pada periode ini, salah satu kelompok KKN Universitas Andalas ditugaskan di Nagari Gantuang Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.<\/p>\r\n<p data-start=\"478\" data-end=\"755\">Kegiatan KKN ini akan berlangsung selama 40 hari, dimulai sejak awal Juli hingga pertengahan Agustus 2025. Para mahasiswa yang berasal dari berbagai jurusan ini akan menjalankan sejumlah program kerja unggulan, yang disusun berdasarkan kebutuhan dan potensi nagari.<\/p>\r\n<p data-start=\"757\" data-end=\"802\">Salah satu program utama yang diusung adalah:<\/p>\r\n<p data-start=\"804\" data-end=\"870\">Pembuatan Sistem Informasi dan Profil Nagari Gantuang Ciri<\/p>\r\n<p data-start=\"871\" data-end=\"899\">Program ini bertujuan untuk:<\/p>\r\n<ul data-start=\"900\" data-end=\"1181\">\r\n<li data-start=\"900\" data-end=\"961\">\r\n<p data-start=\"902\" data-end=\"961\">Meningkatkan digitalisasi administrasi pemerintahan nagari.<\/p>\r\n<\/li>\r\n<li data-start=\"962\" data-end=\"1028\">\r\n<p data-start=\"964\" data-end=\"1028\">Menyusun dan menampilkan data potensi nagari secara terstruktur.<\/p>\r\n<\/li>\r\n<li data-start=\"1029\" data-end=\"1108\">\r\n<p data-start=\"1031\" data-end=\"1108\">Membuat profil nagari dalam bentuk digital yang bisa diakses masyarakat luas.<\/p>\r\n<\/li>\r\n<li data-start=\"1109\" data-end=\"1181\">\r\n<p data-start=\"1111\" data-end=\"1181\">Memudahkan pelayanan publik melalui sistem informasi berbasis website.<\/p>\r\n<\/li>\r\n<\/ul>\r\n<p data-start=\"1183\" data-end=\"1395\">Melalui sistem ini, informasi mengenai data kependudukan, potensi UMKM, sarana dan prasarana, serta kegiatan nagari akan terdokumentasi secara digital dan mudah diakses oleh masyarakat maupun pihak eksternal.<\/p>\r\n<p data-start=\"1397\" data-end=\"1575\">Pemerintah Nagari Gantuang Ciri menyambut baik kegiatan ini dan berharap program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perkembangan nagari di era digital saat ini.<\/p>\r\n<p data-start=\"1577\" data-end=\"1741\">Masyarakat diharapkan dapat mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan KKN ini agar seluruh program kerja dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak nyata.<\/p>\r\n<hr data-start=\"1743\" data-end=\"1746\">\r\n<p data-start=\"1748\" data-end=\"1884\">Untuk informasi lebih lanjut mengenai program ini, silakan hubungi perangkat nagari atau posko KKN Universitas Andalas di Gantuang Ciri.<\/p>\r\n<p data-start=\"1886\" data-end=\"1961\">Salam Pengabdian,<br data-start=\"1905\" data-end=\"1908\">KKN Universitas Andalas<br data-start=\"1931\" data-end=\"1934\">Nagari Gantuang Ciri 2025<\/p>","enabled":1,"tgl_upload":"17-07-2025 11:44:23","id_kategori":1,"id_user":1,"judul":"KKN UNIVERSITAS ANDALAS DI NAGARI GANTUANG CIRI","headline":0,"gambar1":null,"gambar2":null,"gambar3":null,"dokumen":null,"link_dokumen":"","boleh_komentar":1,"slug":"kkn-universitas-andalas-di-nagari-gantuang-ciri","hit":94,"tampilan":1,"slider":0,"tipe":"dinamis","urut":null,"jenis_widget":3,"tgl_upload_local":"17 Juli 2025","url_slug":"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/artikel\/2025\/07\/17\/kkn-universitas-andalas-di-nagari-gantuang-ciri","author":{"id":1,"config_id":1,"username":"AdminGtgCiri","id_grup":1,"pamong_id":null,"email":null,"last_login":"2026-04-23 19:31:45","email_verified_at":null,"active":1,"nama":"Administrator","id_telegram":"0","token":null,"token_exp":null,"telegram_verified_at":null,"notif_telegram":0,"company":"OpenDesa","phone":"","foto":"kuser.png","session":"7abe36e8d52760cb1b9116707c1b54f9","batasi_wilayah":0,"akses_wilayah":[]},"category":{"id":1,"config_id":1,"kategori":"Berita Nagari","tipe":1,"urut":1,"enabled":0,"parrent":0,"slug":"berita-nagari"},"comments":[]}},{"type":"artikel","id":"3","attributes":{"config_id":1,"gambar":"iNV2z_1753364244_WhatsApp_Image_2025-07-22_at_22.28.25.jpeg","isi":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Nagari Gantuang Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok <\/strong><strong><em>-- Pamandian Lambah<\/em><\/strong> merupakan sebuah destinasi wisata lokal yang sering dikunjungi oleh masyarakat setempat.&nbsp; Terletak di sepanjang tepian sungai yang tenang dengan riak alami, tepat nya di <a href=\"https:\/\/maps.app.goo.gl\/9fmxJR58RveLBtaN6\">Jalan Sawah Taluak - Gantuang Ciri<\/a>. Nama \"<em>Pamandian<\/em>\" dalam bahasa Minagkabau merujuk pada tempat untuk mandi atau pemandian, sementara \"<em>Lambah<\/em>\" merujuk pada lembah yang menggambarkan lokasi airan sungai ini yang terletak tepat di daerah lembah perbukitan Kabupaten Solok, Sumatera Barat.&nbsp;&nbsp;<\/p>\r\n<p><img style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\" src=\"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/assets\/..\/desa\/upload\/media\/Mushalla_sederhana_aia_palambahan.jpg\" alt=\"Mushalla_sederhana_aia_palambahan\" width=\"400\" height=\"300\">&nbsp;<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">Masuk melalui salah satu ujung jembatan, pengunjung dapat memarkirkan kendaraan di salah satu area terbuka yang dinaungi oleh salah satu pohon besar. Di sisi kanan terdapat sebuah bangunan mushola sederhana yang disebut <em>gobah <\/em>oleh masyarakat setempat. Bangunan itu terletak tidak jauh dari tempat parkir.&nbsp;<strong>Gobah<\/strong> tersebut juga dinaungi oleh pohon besar lainnya. Meskipun saat ini dalam kondisi yang kurang terawat dan seringkali ditutupi oleh dedaunan kering, pemandangan yang ditawarkan dari sudut pandang ini tidak kalah menarik. Dilengkapi dengan suara riak air yang mengalir, tempat ini sangat cocok untuk dijadikan tempat rehat sejenak sembari melepas penat.<\/p>\r\n<h1 style=\"text-align: justify;\"><strong>Potensi Pengembangan Wisata<\/strong><\/h1>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">Tim pendataan potensi wisata dan UMKM KKN Reguler dari Universitas Andalas (UNAND) telah melakukan penelusuran mendalam di kawasan ini untuk mengidentifikasi berbagai potensi yang dapat dikembangkan. Selain itu, di sekitar <em>gobah<\/em> dan sepanjang tepian kawasan <em>Pamandian<\/em> terdapat lahan kosong yang sangat potensial untuk direvitalisasi menjadi area bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Area ini nantinya dapat dikembangkan sehingga bisa menampung berbagai jenis usaha, mulai dari kuliner kekinian, makanan tradisional, kerajinan tangan, hingga souvenir khas nagari.<\/p>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">Kehadiran ruang usaha ini pada akhirnya tidak hanya mendorong perekonomian lokal, tetapi juga memperkaya pengalaman wisata. Dalam rencana yang disusun oleh pemerintah setempat, kawasan ini juga akan dikembangkan menjadi tempat wisata edukatif yang berfokus pada pengolahan jahe serta makanan tradisional lainnya. Pengunjung nantinya akan bisa melihat langsung bagaimana proses pengolahan produk jahe bubuk minuman dari bahan mentahnya langsung sehingga bisa dijadikan minuman bubuk.&nbsp;<\/p>\r\n<h2 style=\"text-align: justify;\"><strong>Menuju Wisata Unggulan Berbasis Alam dan Nilai Lokal<\/strong><\/h2>\r\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah nagari, pemuda lokal, dan pihak pendukung eksternal, <em>Pamandian<\/em> <em>Lambah<\/em> memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan berbasis komunitas. Selain itu, tradisi <em>mangalah<\/em> yang merupakan bentuk sambutan bagi perantau yang pulang ke kampung halaman, dapat menjadi bagian integral dari pengembangan wisata ini. Kehadiran perantau yang kembali ke nagari akan memberikan kontribusi positif, baik dalam bentuk dukungan terhadap pengembangan wisata maupun dalam memperkenalkan potensi lokal yang perlu dijaga dan dikembangkan.<\/p>","enabled":1,"tgl_upload":"30-07-2025 10:33:37","id_kategori":2,"id_user":1,"judul":"Pamandian Lambah: Potensi Pengembangan Wisata Alam Nagari Gantuang Ciri","headline":0,"gambar1":"","gambar2":null,"gambar3":null,"dokumen":null,"link_dokumen":"","boleh_komentar":1,"slug":"pamandian-lambah-potensi-pengembangan-wisata-alam-nagari-gantuang-ciri","hit":116,"tampilan":1,"slider":1,"tipe":"dinamis","urut":null,"jenis_widget":3,"tgl_upload_local":"30 Juli 2025","url_slug":"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/artikel\/2025\/07\/30\/pamandian-lambah-potensi-pengembangan-wisata-alam-nagari-gantuang-ciri","author":{"id":1,"config_id":1,"username":"AdminGtgCiri","id_grup":1,"pamong_id":null,"email":null,"last_login":"2026-04-23 19:31:45","email_verified_at":null,"active":1,"nama":"Administrator","id_telegram":"0","token":null,"token_exp":null,"telegram_verified_at":null,"notif_telegram":0,"company":"OpenDesa","phone":"","foto":"kuser.png","session":"7abe36e8d52760cb1b9116707c1b54f9","batasi_wilayah":0,"akses_wilayah":[]},"category":{"id":2,"config_id":1,"kategori":"Wisata Nagari","tipe":1,"urut":2,"enabled":0,"parrent":0,"slug":"wisata-nagari"},"comments":[]}},{"type":"artikel","id":"9","attributes":{"config_id":1,"gambar":"V2zOT_1753434193_WhatsApp_Image_2025-07-25_at_15.58.42_8b03231d.jpg","isi":"<p>Selasa, 22 Juli 2025 &mdash; Sebanyak 33 siswa telah dipilih sekolah untuk mengikuti pelatihan dokter kecil. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai kesehatan dan kebersihan terutama di lingkungan sekolah. Setelah mengikuti pelatihan tersebut, diharapkan siswa dapat menjadi penggerak kesehatan bagi teman-temannya dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan serta kebersihan. MIN 1 Solok sebagai tempat pelaksanaan pelatihan ini menyambut dengan baik serta memfasilitasi mahasiswa dalam mengangkatkan kegiatan tersebut.<\/p>\r\n<p>Pelatihan dokter kecil akan dilaksanakan sebanyak 4 kali pertemuan, dimulai pada tanggal 22 juli hingga tanggal 31 Juli setiap hari selasa dan kamis. Setelah menjalani proses pembelajaran seharian, pada pukul 14.00 WIB para dokter kecil hadir untuk mengikuti pelatihan selama kurang lebih 30 menit. Penyampaian materi dilakukan menggunakan&nbsp;<em>powerpoint slides <\/em>dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Setiap siswa yang bertanya atau dapat menjawab pertanyaan akan mendapatkan hadiah dari kakak abang KKN agar semakin meningkatkan semangat para dokter kecil.<\/p>\r\n<p>Pada pertemuan pertama tersebut, para dokter kecil dikenalkan tentang pengertian dokter kecil serta peran dan urgensinya di lingkungan sekolah. Selanjutnya dokter kecil pada pertemuan kedua akan mulai mengenal perilaku hidup bersih dan sehat, seperti cara mencuci tangan dengan benar dan kesehatan pribadi serta lingkungan. Pertolongan pertama pada kecelakaan dan penyakit (P3K dan P3P) akan dikenalkan pada pertemuan ketiga. Terakhir, para dokter kecil akan diuji pemahaman mereka setelah mengikuti pelatihan dengan perlombaan berupa cerdas cermat.<\/p>\r\n<p>Harapannya, setelah para dokter kecil menyelesaikan pelatihannya, mereka dapat benar-benar mengaplikasikan ilmu yang telah mereka dapat serta bermaan bagi teman, sekolah, teman-teman, dan yang paling penting bagi orang tua. Tentu orang tua akan sangat bangga ketika mendapati anaknya sebagai dokter kecil dapat bermanfaat bagi orang lain. Sesuai dengan sabda Nabi SAW &ldquo;Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain&rdquo; (HR. Ath-Thabari)<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>","enabled":1,"tgl_upload":"25-07-2025 16:03:15","id_kategori":1,"id_user":1,"judul":"Dokter Kecil sebagai agen penggerak kesehatan dan kebersihan sekolah","headline":0,"gambar1":"vXW6o_1753434193_WhatsApp_Image_2025-07-25_at_16.01.30_0fb8470d.jpg","gambar2":"iNV2z_1753434193_WhatsApp_Image_2025-07-25_at_16.01.27_dd7054ff.jpg","gambar3":null,"dokumen":null,"link_dokumen":"","boleh_komentar":1,"slug":"dokter-kecil-sebagai-agen-penggerak-kesehatan-dan-kebersihan-sekolah","hit":68,"tampilan":1,"slider":0,"tipe":"dinamis","urut":null,"jenis_widget":3,"tgl_upload_local":"25 Juli 2025","url_slug":"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/artikel\/2025\/07\/25\/dokter-kecil-sebagai-agen-penggerak-kesehatan-dan-kebersihan-sekolah","author":{"id":1,"config_id":1,"username":"AdminGtgCiri","id_grup":1,"pamong_id":null,"email":null,"last_login":"2026-04-23 19:31:45","email_verified_at":null,"active":1,"nama":"Administrator","id_telegram":"0","token":null,"token_exp":null,"telegram_verified_at":null,"notif_telegram":0,"company":"OpenDesa","phone":"","foto":"kuser.png","session":"7abe36e8d52760cb1b9116707c1b54f9","batasi_wilayah":0,"akses_wilayah":[]},"category":{"id":1,"config_id":1,"kategori":"Berita Nagari","tipe":1,"urut":1,"enabled":0,"parrent":0,"slug":"berita-nagari"},"comments":[]}},{"type":"artikel","id":"10","attributes":{"config_id":1,"gambar":"pN2ym_1753461416_mtot.jpg","isi":"<p><strong>Inovasi Pertanian Padi di Gantuang Ciri: Menguak Potensi \"MTOT\" dan \"SPM\"<\/strong><\/p>\r\n<p><br>NAGARI GANTUANG CIRI, KECAMATAN KUBUNG, KABUPATEN SOLOK &ndash; Sektor pertanian padi memegang peranan vital sebagai mata pencarian utama masyarakat di Gantuang Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Dengan luasan sawah mencapai sekitar 403 hektare, wilayah ini terus berupaya meningkatkan produktivitas melalui inovasi dan adaptasi terhadap praktik pertanian modern, termasuk penerapan metode Mulsa Tanpa Olah Tanah (MTOT) dan Sawah Pokok Murah (SPM).<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p><strong>MTOT: Padi Subur Tanpa Olah Tanah<\/strong><\/p>\r\n<p>Salah satu terobosan menarik yang sedang dikembangkan di Gantuang Ciri adalah konsep MTOT, atau Mulsa Tanpa Olah Tanah. Metode ini mengacu pada budidaya padi tanpa proses pengolahan tanah yang intensif, seperti pembajakan. Sebagai gantinya, petani memanfaatkan jerami sisa panen sebelumnya sebagai mulsa.<\/p>\r\n<p>\"Kalau kami bilang MTOT, mulsa tanpa olahraga,\" ujar seorang petani setempat. \"Sawah ini enggak ada pengolahan, cuma kita bikin bedengan, langsung dikasih jerami, langsung tanam, enggak pakai bajak.\"<\/p>\r\n<p>Jerami yang dihamparkan di permukaan tanah memiliki fungsi ganda: pertama, mempertahankan kelembaban tanah, dan kedua, menekan pertumbuhan gulma. Dengan demikian, petani dapat mengurangi frekuensi penyiangan, menghemat tenaga dan biaya. Jerami dibiarkan terurai secara alami, dan dalam waktu sekitar 40 hari setelah tanam, jerami akan meluruh dan menyatu dengan tanah.<\/p>\r\n<p>Meski demikian, terdapat tantangan dalam penerapan MTOT. Petani harus memastikan area sawah bersih dari bulir-bulir padi yang tertinggal di ujung saat panen sebelumnya. Jika tidak dibersihkan secara menyeluruh, bulir-bulir ini dapat tumbuh menjadi gulma baru yang mengganggu.<\/p>\r\n<p><br><strong>SPM: Sawah Pokok Murah untuk Produktivitas Optimal<\/strong><\/p>\r\n<p>Selain MTOT, dikenal pula istilah SPM, atau \"Sawah Pokok Murah\". Meskipun sama-sama bertujuan menekan biaya produksi, SPM memiliki pendekatan yang sedikit berbeda. Proses SPM melibatkan pembuatan bedengan dengan lebar sekitar empat baris tanam, diselingi dengan parit atau saluran air. Setelah itu, pupuk kandang diaplikasikan dan ditutup dengan jerami sebagai mulsa.<\/p>\r\n<p><br>Menurut petani, \"Kalau Sawah Pokok Murah, kita harus bikin bedengan dulu. Kemudian dikasih pupuk kandang, baru ditutup sama jerami.\" Meski pada awalnya terkesan lebih rumit, terutama bagi petani yang belum terbiasa, metode ini akan menjadi lebih efisien seiring waktu. \"Sebenarnya itu kebiasaan. Kalau baru pertama, ribet. Tapi kalau sudah memikir bedengan itu kan cuma sekali,\" ujar pak Alvin selaku PPL Kecamatan Kubung.<\/p>\r\n<p><strong>Varietas Padi Unggulan dan Tantangannya<\/strong><\/p>\r\n<p>Petani di Gantuang Ciri menanam berbagai varietas padi, termasuk Cerede, Nak Daro, Bujang Rantau, Cisokan, Banang Pulau, Batang Sungkai, dan Jonjong. Di antara varietas-varietas tersebut, Cisokan disebut-sebut sebagai varietas yang paling mahal dan memiliki cita rasa terbaik.<\/p>\r\n<p>\"Paling mahal itu adalah Cisokan,\" ungkap seorang petani. Cisokan juga dikenal memiliki umur panen yang relatif cepat, sekitar 100-105 hari, atau paling lambat 110 hari. Namun, varietas ini rentan terhadap penyakit blas, terutama saat musim hujan berlebih.<\/p>\r\n<p><strong>Intensifikasi Tanam dan Jajar Legowo<\/strong><\/p>\r\n<p>Dengan sistem irigasi yang lancar, Gantuang Ciri kini mampu menerapkan pola tanam padi IP (Indeks Pertanaman) 3 kali setahun. Artinya, setelah panen, lahan sawah bisa langsung ditanami kembali dalam waktu singkat, sekitar 7 hingga 15 hari. Percepatan ini dimungkinkan karena bibit padi sudah disemai sebelum panen.<\/p>\r\n<p>Dalam hal penanaman, petani disarankan menggunakan benih padi berumur pendek, maksimal 15-20 hari. Selain itu, sistem tanam Jajar Legowo (Jarwo), baik Jarwo 4-1 maupun Jarwo 2-1, juga disarankan untuk meningkatkan produktivitas. Meskipun Jarwo 2-1 dianggap lebih bagus, petani di Gantuang Ciri belum sepenuhnya terbiasa dengan sistem tanam ini karena dianggap lebih \"ribet\" dibandingkan cara tanam konvensional.<\/p>\r\n<p>Secara keseluruhan, masyarakat Gantuang Ciri terus berupaya mengoptimalkan potensi lahan padi mereka melalui inovasi seperti MTOT dan SPM, serta adaptasi terhadap varietas unggulan dan sistem tanam yang lebih efisien. Tantangannya adalah mengubah kebiasaan petani agar lebih terbuka terhadap metode-metode baru yang dapat meningkatkan hasil panen secara signifikan.<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p>Tim Penyusun :&nbsp;<\/p>\r\n<p>Sherly Rahmawati Fitries, Astrid Anita Putri, Hanifah Humayra, Gamma Artha Dewa, dan Muhammad Ridho, Mahasiswa KKN Reguler 2 Universitas Andalas Posko Nagari Gantuang Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok<\/p>","enabled":1,"tgl_upload":"25-07-2025 18:31:54","id_kategori":3,"id_user":1,"judul":"Inovasi Pertanian Padi di Gantuang Ciri: Menguak Potensi \"MTOT\" dan \"SPM\"","headline":0,"gambar1":"mNvXW_1753463554_sawah_mtot.jpg","gambar2":"siNV2_1753463629_hjjj.jpg","gambar3":null,"dokumen":null,"link_dokumen":"Inovasi Pertanian Padi di Gantuang Ciri: Menguak Potensi &amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;quot;MTOT","boleh_komentar":1,"slug":"inovasi-pertanian-padi-di-gantuang-ciri-menguak-potensi-mtot-dan-spm","hit":103,"tampilan":1,"slider":0,"tipe":"dinamis","urut":null,"jenis_widget":3,"tgl_upload_local":"25 Juli 2025","url_slug":"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/artikel\/2025\/07\/25\/inovasi-pertanian-padi-di-gantuang-ciri-menguak-potensi-mtot-dan-spm","author":{"id":1,"config_id":1,"username":"AdminGtgCiri","id_grup":1,"pamong_id":null,"email":null,"last_login":"2026-04-23 19:31:45","email_verified_at":null,"active":1,"nama":"Administrator","id_telegram":"0","token":null,"token_exp":null,"telegram_verified_at":null,"notif_telegram":0,"company":"OpenDesa","phone":"","foto":"kuser.png","session":"7abe36e8d52760cb1b9116707c1b54f9","batasi_wilayah":0,"akses_wilayah":[]},"category":{"id":3,"config_id":1,"kategori":"Unggulan Nagari","tipe":1,"urut":3,"enabled":0,"parrent":0,"slug":"unggulan-nagari"},"comments":[]}},{"type":"artikel","id":"11","attributes":{"config_id":1,"gambar":"lgh6s_1753462029_cc.jpg","isi":"<p><strong>Cengkeh: Investasi Jangka Panjang nan Menguntungkan di Gantuang Ciri, Solok<\/strong><\/p>\r\n<p>Nagari Gantuang Ciri, Kabupaten Solok &ndash; Di tengah perbukitan hijau Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, terhampar potensi ekonomi yang menjanjikan: cengkeh. Tanaman rempah yang identik dengan aroma khas ini bukan hanya menjadi sumber penghidupan utama bagi banyak petani di Gantuang Ciri, melainkan juga bukti nyata sebuah investasi jangka panjang yang sangat menguntungkan.<\/p>\r\n<p><strong>Produktivitas yang Meningkat Seiring Usia<\/strong><\/p>\r\n<p>Salah satu keunikan cengkeh di Gantuang Ciri adalah produktivitasnya yang terus meningkat seiring bertambahnya usia pohon. Menurut petani lokal, pohon cengkeh umumnya mulai berbuah pada usia sekitar 3-5 tahun. Pada masa awal berbuah, hasilnya memang belum signifikan, berkisar antara setengah hingga satu ons per batang. Namun, ketika mencapai usia di atas 10 tahun, satu pohon bisa menghasilkan 5 hingga 10 kilogram.<\/p>\r\n<p>Puncaknya, untuk pohon cengkeh yang berusia lebih dari 15 atau 20 tahun, produktivitasnya melonjak drastis hingga 30-40 kilogram per batang. Bahkan, ada pohon cengkeh tertua di Gantuang Ciri yang ditanam pada tahun 1983, kini berusia 42 tahun, mampu menghasilkan hingga 200 kilogram per batang! Hal ini menegaskan bahwa semakin tua usia pohon cengkeh, semakin produktif pula hasilnya, menjadikannya aset berharga yang terus memberikan keuntungan dari waktu ke waktu.<\/p>\r\n<p><strong>Faktor Geografis dan Iklim Ideal<\/strong><\/p>\r\n<p>Keberhasilan budidaya cengkeh di Gantuang Ciri tidak lepas dari faktor geografis dan iklim yang sangat mendukung. Daerah ini, bersama dengan Talang dan Gogok, memiliki iklim yang ideal untuk pertumbuhan cengkeh, tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas. Kondisi cuaca yang sejuk cenderung sedang ini menjadi kunci mengapa cengkeh di Gantuang Ciri dapat tumbuh subur dan berbuah lebat.<\/p>\r\n<p>Perawatan Intensif Kunci Produktivitas Optimal<\/p>\r\n<p>Petani di Gantuang Ciri juga memahami betul pentingnya perawatan intensif untuk memaksimalkan hasil panen. Mereka menjelaskan bahwa perawatan sejak awal tanam, termasuk pemupukan dan penyiangan (pembersihan gulma), sangat memengaruhi pertumbuhan cengkeh. Pohon yang dirawat dengan baik akan tumbuh melebar ke samping, bukan hanya meninggi ke atas. Pertumbuhan ke samping ini krusial karena setiap ranting atau dahan akan mengeluarkan buah. Semakin banyak dahan, semakin banyak pula buah yang dihasilkan. Sebaliknya, jika dibiarkan tanpa perawatan, pohon akan tumbuh meninggi dan hasilnya akan sedikit.<\/p>\r\n<p><strong>Fluktuasi Harga dan Strategi Penjualan Petani<\/strong><\/p>\r\n<p>Harga jual cengkeh di Gantuang Ciri bervariasi tergantung kondisi basah atau kering. Cengkeh basah (langsung setelah dipetik) saat ini dijual sekitar Rp 25.000 - Rp 27.000 per kilogram. Sementara itu, cengkeh kering (setelah dijemur) dapat mencapai harga Rp 105.000 per kilogram.<\/p>\r\n<p>Para petani di Gantuang Ciri memiliki strategi penjualan yang cerdas. Mereka cenderung mengumpulkan hasil panen terlebih dahulu, baru menjualnya setelah terkumpul dalam jumlah besar, seperti satu ton. Strategi ini memungkinkan mereka untuk melihat hasil penjualan dalam jumlah besar dan menghindarkan uang cepat habis jika dijual secara eceran. Meskipun demikian, ada juga petani yang memilih menjual cengkeh basah langsung kepada pengepul di daerah tersebut.<\/p>\r\n<p><strong>Pemanfaatan Cengkeh: Dari Bumbu Dapur hingga Obat Herbal<\/strong><\/p>\r\n<p>Selain sebagai bumbu dapur, cengkeh juga memiliki beragam manfaat lain. Salah satunya adalah sebagai obat herbal, terutama untuk mengatasi batuk atau gejala flu dan demam. Cengkeh dapat direndam dalam air panas dan dicampur dengan jahe untuk ramuan pengobatan tradisional.<\/p>\r\n<p>Menariknya, bahkan batang cengkeh yang sudah tidak produktif atau mati pun masih memiliki nilai ekonomis. Batang cengkeh mati sangat laku sebagai kayu bakar, menambah nilai guna dari tanaman serbaguna ini.<\/p>\r\n<p><strong>Swadaya Bibit Lokal dan Tantangan Hama<\/strong><\/p>\r\n<p>Petani di Gantuang Ciri sebagian besar telah mandiri dalam pengadaan bibit cengkeh. Mereka memanfaatkan biji cengkeh dari pohon-pohon tua yang telah berumur puluhan tahun, seperti pohon berusia 25 tahun atau 42 tahun, sebagai benih. Bibit lokal ini telah terbukti adaptif dan berkualitas.<\/p>\r\n<p>Namun, budidaya cengkeh tidak luput dari tantangan. Hama utama yang menjadi ancaman serius bagi petani cengkeh adalah ulat penggerek batang. Hama ini dapat membuat lubang pada batang pohon, dan jika tidak segera ditangani, dapat menyebabkan pohon mati mendadak atau \"mati bujang\". Meskipun demikian, para petani di Gantuang Ciri tetap gigih. Jika ada pohon yang mati akibat hama ini, mereka tidak menyerah dan langsung menanam kembali, memastikan keberlanjutan kebun cengkeh mereka.<\/p>\r\n<p>Pencegahan hama dilakukan dengan membersihkan pangkal batang dan jika terlihat lubang akibat penggerek, petani akan membersihkannya dan mengisi lubang tersebut dengan kapas yang telah dibasahi insektisida, lalu menutupnya dengan tanah. Selain hama, ancaman lain adalah kebakaran, terutama saat musim kemarau. Api dapat dengan cepat merambat dan merusak pohon cengkeh, yang memiliki sifat mudah terbakar. Oleh karena itu, petani sangat berhati-hati dalam menjaga kebun mereka dari potensi kebakaran.<\/p>\r\n<p>Potensi cengkeh di Gantuang Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, menunjukkan bahwa dengan perawatan yang tepat, faktor geografis yang mendukung, dan ketekunan petani, cengkeh tidak hanya menjadi komoditas, tetapi juga investasi yang menjanjikan masa depan cerah.<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p>Tim Penyusun :<\/p>\r\n<p>Sherly Rahmawati Fitries, Astrid Anita Putri, Hanifah Humayra, Gamma Artha Dewa, dan Muhammad Ridho, Mahasiswa KKN Reguler 2 Universitas Andalas (2025) Nagari Gantuang Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok<\/p>","enabled":1,"tgl_upload":"25-07-2025 23:40:25","id_kategori":3,"id_user":1,"judul":"Cengkeh: Investasi Jangka Panjang nan Menguntungkan di Gantuang Ciri, Solok","headline":0,"gambar1":"zO3lg_1753463695_pohon_cngkh.jpg","gambar2":"2zO3l_1753463695_metil2.jpg","gambar3":"lgh6s_1753463695_panen.jpg","dokumen":null,"link_dokumen":"Cengkeh: Investasi Jangka Panjang nan Menguntungkan di Gantuang Ciri, Solok","boleh_komentar":1,"slug":"cengkeh-investasi-jangka-panjang-nan-menguntungkan-di-gantuang-ciri-solok","hit":140,"tampilan":1,"slider":0,"tipe":"dinamis","urut":null,"jenis_widget":3,"tgl_upload_local":"25 Juli 2025","url_slug":"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/artikel\/2025\/07\/25\/cengkeh-investasi-jangka-panjang-nan-menguntungkan-di-gantuang-ciri-solok","author":{"id":1,"config_id":1,"username":"AdminGtgCiri","id_grup":1,"pamong_id":null,"email":null,"last_login":"2026-04-23 19:31:45","email_verified_at":null,"active":1,"nama":"Administrator","id_telegram":"0","token":null,"token_exp":null,"telegram_verified_at":null,"notif_telegram":0,"company":"OpenDesa","phone":"","foto":"kuser.png","session":"7abe36e8d52760cb1b9116707c1b54f9","batasi_wilayah":0,"akses_wilayah":[]},"category":{"id":3,"config_id":1,"kategori":"Unggulan Nagari","tipe":1,"urut":3,"enabled":0,"parrent":0,"slug":"unggulan-nagari"},"comments":[]}},{"type":"artikel","id":"12","attributes":{"config_id":1,"gambar":null,"isi":"<p><strong>Jahe : Dulu Primadona, Kini Terancam&nbsp;<\/strong><\/p>\r\n<p>KABUPATEN SOLOK, SUMATERA BARAT - Nagari Gantuang Ciri, yang terletak di Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, dikenal sebagai daerah agraris dengan beragam komoditas unggulan yang menjadi penopang utama ekonomi masyarakat. Selain hamparan padi yang membentang luas, nagari ini juga kaya akan tanaman perkebunan seperti cengkeh dan jahe.<\/p>\r\n<p>Dari ketiga komoditas unggulan, jahe memiliki cerita yang paling dinamis. Beberapa waktu yang lalu, jahe sebagai primadona unggulan yang menggerakan ekonomi nagari secara signifikan. Keberhasilan ini tidak lepas dari inovasi masyarakat. Petani tidak hanya menjual jahe mentah, tetapi mengolahnya menjadi produk bernilai tambah, yaitu Sari Jahe Instan. Produk olahan ini disambut baik oleh pasar, membuat harga jahe dari Gantuang Ciri meroket. Ini adalah bukti nyata bagaimana kreativitas dapat menggerakan roda ekonomi lokal.&nbsp;<\/p>\r\n<p><em>Kemasan \"Sari Jahe Instan\" ini menjadi simbol kejayaan dan hilirisasi jahe Gantuang Ciri, &nbsp;yang kini diuji oleh serangan hama dan penyakit.<\/em><\/p>\r\n<p>Sebelum badai hama dan penyakit datang, kebun di Gantung Ciri menghijau dengan rimbunnya tanaman jahe. Petani panen raya, dan banyak rumah tangga mengolah jahe menjadi berbagai produk, salah satunya adalah \"Sari Jahe Instan\".<\/p>\r\n<p><strong>Tantangan Saat Ini : Ketika Sang Primadona Terluka<\/strong><\/p>\r\n<p>''Kenyataan pahit mulai melanda sejak dua tahun lalu. Serangan hama dan penyakit &nbsp;yang belum teridentifikasi secara pasti jenisnya, namun sangat merusak,\" ujar pak Zulhendri selaku PLT Wali Nagari Gantuang Ciri.<\/p>\r\n<p>Para petani jahe dihadapkan pada tantangan berat yang menyebabkan produksi menurun drastis. Ada dua musuh utama yang dihadapi :&nbsp;<\/p>\r\n<ol>\r\n<li>Serangan Hama dan Penyakit : Tanaman jahe menjadi rentan terhadap serangan organisme pengganggu yang merusak dan menghambat pertumbuhan, menurunkan kualitas dan kuantitas panen.&nbsp;<\/li>\r\n<li>Gulma yang merajalela : Pertumbuhan gulma yang menjadi masalah serius. Gulma menyerap nutrisi penting dari tanah, bersaing dengan tanaman jahe untuk mendapatkan sinar matahari dan air, yang pada akhirnya menekan produktivitas secara signifikan.&nbsp;<\/li>\r\n<\/ol>\r\n<p>Dampak dari permasalahan jahe ini sangat terasa pada perekonomian nagari. Petani mengalami kerugian besar. Program pengolahan sari jahe pun ikut terhambat karena minimnya pasokan bahan baku berkualitas.<\/p>\r\n<p><strong>Harapan untuk Bangkit Kembali<\/strong><\/p>\r\n<p>Meskipun menghadapi kesulitan, semangat masyarakat Gantuang Ciri tidak padam. Kini, diperlukan upaya bersama antara petani, pemerintah nagari, dan penyuluh pertanian untuk mencari solusi atas permasalahan yang ada. Penyelamatan jahe Gantuang Ciri bukan hanya sekedar upaya agronomis, melainkan juga sebuah investasi krusial dalam keberlanjutan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Nagari Gantuang Ciri.<\/p>\r\n<p>Tim Penyusun :<\/p>\r\n<p>Astrid Anita Putri, Sherly Rahmawati Fitries, Hanifah Humayra, Gamma Artha Dewa, dan Muhammad Ridho, Mahasiswa KKN Reguler 2 Universitas Andalas 2025 Nagari Gantuang Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.<\/p>","enabled":1,"tgl_upload":"28-07-2025 11:03:54","id_kategori":3,"id_user":1,"judul":"Ancaman Hama dan Penyakit Mengintai Kejayaan Jahe Nagari Gantuang Ciri : Komoditas Unggulan Terpuruk ","headline":0,"gambar1":null,"gambar2":null,"gambar3":null,"dokumen":null,"link_dokumen":"","boleh_komentar":1,"slug":"ancaman-hama-dan-penyakit-mengintai-kejayaan-jahe-nagari-gantuang-ciri-komoditas-unggulan-terpuruk","hit":93,"tampilan":1,"slider":0,"tipe":"dinamis","urut":null,"jenis_widget":3,"tgl_upload_local":"28 Juli 2025","url_slug":"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/artikel\/2025\/07\/28\/ancaman-hama-dan-penyakit-mengintai-kejayaan-jahe-nagari-gantuang-ciri-komoditas-unggulan-terpuruk","author":{"id":1,"config_id":1,"username":"AdminGtgCiri","id_grup":1,"pamong_id":null,"email":null,"last_login":"2026-04-23 19:31:45","email_verified_at":null,"active":1,"nama":"Administrator","id_telegram":"0","token":null,"token_exp":null,"telegram_verified_at":null,"notif_telegram":0,"company":"OpenDesa","phone":"","foto":"kuser.png","session":"7abe36e8d52760cb1b9116707c1b54f9","batasi_wilayah":0,"akses_wilayah":[]},"category":{"id":3,"config_id":1,"kategori":"Unggulan Nagari","tipe":1,"urut":3,"enabled":0,"parrent":0,"slug":"unggulan-nagari"},"comments":[]}},{"type":"artikel","id":"13","attributes":{"config_id":1,"gambar":"OxpN2_1755192322_Header.jpg","isi":"<p>Gantuang Ciri, Kab. Solok &ndash; Dokter Kecil menjadi penggerak kesehatan di lingkungan sekolah. Siswa sekolah dasar dimulai dari kelas 4 hingga 6 yang berprestasi dipilih untuk mengikuti Pelatihan Dokter Kecil. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi siswa untuk semakin berprestasi dan bermanfaat bagi sekitar terutama di lingkungan sekolah.<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p>Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNAND periode II tahun 2025 di Nagari Gantuang Ciri menggelar program Pelatihan Dokter Kecil bagi siswa MIN 1 Solok. Pihak sekolah menyambut dan memfasilitasi kegiatan ini dengan sangat baik. &ldquo;Dahulu sudah pernah ada dokter kecil. Namun, perlu dilatih kembali supaya semakin baik. Semoga dokter kecil dapat bermanfaat bagi sesama dan membanggakan orang tuanya dengan mengikuti pelatihan ini.&rdquo; Ujar Junaidi, S.Si selaku kepala MIN 1 Solok.<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p>Sebanyak 30 dokter kecil yang merupakan perwakilan dari kelas 4 hingga kelas 6 mengikuti Pelatihan Dokter Kecil. Penyusun kurikulum dan materi disampaikan oleh mahasiswa KKN UNAND yang berasal dari jurusan Kedokteran. Pelatihan berlangsung selama 40 menit dimulai dari pukul 14.00 s.d. 14.40 WIB. Kegiatan tersebut dirancang sebanyak empat kali pertemuan pada tanggal 22, 24, 29 dan 31 Juli 2025 dengan rincian tiga kali pemberian materi dan satu kali lomba cerdas cermat.<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n<p>Setiap pertemuan juga memiliki topik bahasan yang saling berhubungan dengan pertemuan sebelumnya, yaitu:<\/p>\r\n<ul>\r\n<li>Pertemuan pertama: Pengenalan serta Peran Dokter Kecil di Lingkungan Sekolah<\/li>\r\n<li>Pertemuan kedua: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat<\/li>\r\n<li>Pertemuan ketiga: Pertolongan Pertama pada Kecelakaan dan Penyakit (P3K dan P3P)<\/li>\r\n<\/ul>\r\n<p>Uniknya, pada pertemuan ketiga, dokter kecil diberikan simulasi secara langsung dengan kondisi jika ada teman yang terluka. Pada kondisi tersebut dokter kecil langsung dapat membantu teman yang terluka tersebut.<\/p>\r\n<p>Pada pertemuan keempat, dilaksanakan lomba cerdas cermat sebagai bentuk evaluasi dan uji pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan. Dokter kecil dibagi menjadi sembilan kelompok untuk mengikuti lomba Cerdas Cermat. Hanna Ashif Khumaira (IV.B), Shofia Shabrina (V.C), dan Putri Cahaya (VI.B) dari kelompok &ldquo;I&rdquo; berhasil memenangkan lomba cerdas cermat setelah mengalahkan kelompok lain di babak penyisihan dan final.<\/p>\r\n<p>Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan hadiah dan sertifikat serta foto bersama Dokter kecil bersama mahasiswa KKN dan ustadz-ustadzah MIN 1 Solok. Pihak sekolah melalui Koor Kurikulum, ustadzah Cica Desmuherda, S.Pd<strong>.<\/strong>I<strong> <\/strong>menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas diangkatkannya kegiatan Pelatihan Dokter Kecil. Akhir kata, &ldquo;Dokter Kecil adalah pahlawan kecil di sekolah! Semangat belajar, terus latihan, dan banggakan orang tua. ya! Dengan bantuan kalian, teman-teman di sekolah bisa merasa lebih aman dan nyaman.&rdquo; &ndash;sebagai pesan dari Rasyid selaku pelatih dalam kegiatan tersebut kepada dokter kecil yang telah berhasil menyelesaikan pelatihannya.<\/p>","enabled":1,"tgl_upload":"15-08-2025 00:25:24","id_kategori":1,"id_user":1,"judul":"Mambangkik Batang Tarandam: Dokter Kecil MIN 1 Solok kembali aktif dengan pelatihan bersama Mahasiswa KKN UNAND","headline":0,"gambar1":"lgh6s_1755192322_Lampiran.JPG","gambar2":"6siNV_1755192322_Lampiran_2.jpg","gambar3":null,"dokumen":null,"link_dokumen":"","boleh_komentar":1,"slug":"mambangkik-batang-tarandam-dokter-kecil-min-1-solok-kembali-aktif-dengan-pelatihan-bersama-mahasiswa-kkn-unand","hit":89,"tampilan":1,"slider":0,"tipe":"dinamis","urut":null,"jenis_widget":3,"tgl_upload_local":"15 Agustus 2025","url_slug":"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/artikel\/2025\/08\/15\/mambangkik-batang-tarandam-dokter-kecil-min-1-solok-kembali-aktif-dengan-pelatihan-bersama-mahasiswa-kkn-unand","author":{"id":1,"config_id":1,"username":"AdminGtgCiri","id_grup":1,"pamong_id":null,"email":null,"last_login":"2026-04-23 19:31:45","email_verified_at":null,"active":1,"nama":"Administrator","id_telegram":"0","token":null,"token_exp":null,"telegram_verified_at":null,"notif_telegram":0,"company":"OpenDesa","phone":"","foto":"kuser.png","session":"7abe36e8d52760cb1b9116707c1b54f9","batasi_wilayah":0,"akses_wilayah":[]},"category":{"id":1,"config_id":1,"kategori":"Berita Nagari","tipe":1,"urut":1,"enabled":0,"parrent":0,"slug":"berita-nagari"},"comments":[]}},{"type":"artikel","id":"16","attributes":{"config_id":1,"gambar":"W6oYN_1769056824_WhatsApp_Image_2026-01-19_at_13_03_35.webp","isi":"<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah Nagari Gantuang Ciri&nbsp; bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler I Tahun 2026 melaksanakan kegiatan Lokakarya Program Kerja KKN sebagai langkah awal sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan nagari yang partisipatif dan berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan di aula nagari dan dihadiri oleh perangkat nagari, tokoh masyarakat, pemuda, serta perwakilan kelompok masyarakat.<br><br>Lokakarya ini bertujuan untuk memaparkan rencana program kerja KKN yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian, sekaligus menjadi wadah diskusi dan penyesuaian program agar selaras dengan kebutuhan dan potensi nagari. Mahasiswa KKN mempresentasikan berbagai program yang mencakup bidang pendidikan, pertanian, lingkungan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.<br><br>Perangkat nagari menyambut baik pelaksanaan lokakarya ini karena dinilai mampu memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat. Melalui diskusi terbuka, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan, saran, serta harapan terhadap program yang akan dijalankan sehingga kegiatan KKN dapat memberikan dampak nyata.<br><br>Koordinator mahasiswa KKN menyampaikan bahwa lokakarya ini menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan program kerja, karena seluruh kegiatan dirancang berdasarkan hasil musyawarah bersama. Dengan demikian, program KKN diharapkan tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi nagari.<br><br>Melalui kegiatan lokakarya ini, diharapkan terjalin kerja sama yang harmonis antara mahasiswa KKN, pemerintah nagari, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan nagari yang lebih maju dan mandiri.<br><br><\/p>","enabled":1,"tgl_upload":"22-01-2026 11:28:49","id_kategori":1,"id_user":1,"judul":"Lokakarya Mahasiswa KKN Reguler I Nagari Gantuang Ciri 2026","headline":0,"gambar1":null,"gambar2":null,"gambar3":null,"dokumen":null,"link_dokumen":"","boleh_komentar":1,"slug":"lokakarya-mahasiswa-kkn-reguler-i-nagari-gantuang-ciri-2026","hit":27,"tampilan":1,"slider":0,"tipe":"dinamis","urut":null,"jenis_widget":3,"tgl_upload_local":"22 Januari 2026","url_slug":"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/artikel\/2026\/01\/22\/lokakarya-mahasiswa-kkn-reguler-i-nagari-gantuang-ciri-2026","author":{"id":1,"config_id":1,"username":"AdminGtgCiri","id_grup":1,"pamong_id":null,"email":null,"last_login":"2026-04-23 19:31:45","email_verified_at":null,"active":1,"nama":"Administrator","id_telegram":"0","token":null,"token_exp":null,"telegram_verified_at":null,"notif_telegram":0,"company":"OpenDesa","phone":"","foto":"kuser.png","session":"7abe36e8d52760cb1b9116707c1b54f9","batasi_wilayah":0,"akses_wilayah":[]},"category":{"id":1,"config_id":1,"kategori":"Berita Nagari","tipe":1,"urut":1,"enabled":0,"parrent":0,"slug":"berita-nagari"},"comments":[]}},{"type":"artikel","id":"17","attributes":{"config_id":1,"gambar":"NV2zO_1769057499_Screenshot_2026-01-22_115022.webp","isi":"<p>Gantuang Ciri, Kubung, Solok - Mahasiswa KKN Nagari Gantuang Ciri Universitas Andalas melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi pengolahan sampah di kecamatan Kubung, nagari Gantung Ciri, jorong Kapalo koto tepatnya di MIN 1 solok. Kegiatan mengangkat tema&nbsp;<strong>&ldquo;Pengolahan Sampah Dengan Memanfaatkan Tutup Botol Minuman Bekas Di Ubah Menjadi Salah Satu Kerajinan Gantungan Kunci&rdquo;.<\/strong><\/p>\r\n<p>Sosialisasi yang dilakukan berlangsung di min 1 solok, merupakan langkah awal kegiatan mahasiswa KKN Unand untuk mengedukasi anak anak yang ingin belajar bagaimana sebuah sampah tidak ada nilainya dapat dikelola menjadi sesuatu yang berharga dan bernilai.&nbsp;Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari Mahasiswa KKN untuk meningkatkan kesadaran dari kecil tentang pentingnya kebersihan dengan langkah awal mengelola sampah menjadi barang yang berharga.<\/p>\r\n<p>Sebelum melaksanakan sosialisasi dan edukasi, Mahasiswa KKN mendekatkan diri kepada beberapa anak untuk mendapatkan keakraban agar penyampaian yang disampaikan dapat dicerna dan diterima dengan anak anak.&nbsp;Sosialisasi dimulai dengan pengenalan beberapa bentuk sampah yang dapat dikelola baik itu organik dan anorganik.Dilanjutkan dengan tata pengelolaan secara 3R (<em>Reuse, Reduce , Reycle<\/em>).<\/p>\r\n<p>Berlangsungnya kegiatan sangat antusias antara mahasiswa, guru dan anak anak.Karena output yang dikeluarkan dari hasil pengolahan sampah berupa mainan gantungan kunci.Mahasiswa juga memberikan demografi bagaimana proses, alat dan bahannya di tujukan kepada anak anak dalam bimbingan guru berbarengan dengan mahasiswa.<\/p>\r\n<p>Penasaran yang di timbulkan membuat anak anak sangat kepengen untuk membuatnya sendiri, disanalah mahasiswa memberikan kesemptanan kepada beberapa anak untuk mencoba membuat hasil olahan sampah berupa gantungan kunci.<\/p>\r\n<p><img src=\"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/desa\/upload\/media\/WhatsApp_Image_2026-01-22_at_11-53-24.jpg\" alt=\"WhatsApp_Image_2026-01-22_at_11-53-24\">&nbsp;<\/p>\r\n<p>Salah seorang guru min 1 solok mengatakan &ldquo;Kegiatan yang di laksanakan mahasiswa KKN sangat membatu beberapa anak bagaimana sebuah proses hasil dari pengolahan sampah berupa gantungan kunci yang bernilai dan mempunyai harga.Harapannya banyak anak anak yang dapat mengelola dan mengetahui beberapa sampah yang harus ditujukan sesuai peruntukannya.&rdquo;<\/p>\r\n<p>Kegiatan sosialisasi dan edukasi memberikan banyak manfaat bagi anak anak dan guru yang antusias tentang pengelolaan sampah dapat bernilai seperti gantungan kunci yang lagi trend di kalangan anak anak.&nbsp;Edukasi yang diberikan mahasiswa KKN diharapakan anak anak dapat mempraktekkan dirumah dan menghasilkan sebuah motivasi membuka sebuah usaha agar menjadi sesuatu yang bernilai yang mempunyai harga.<\/p>\r\n<p>Sosialisasi dan edukasi diharapkan manfaatnya sampai ke beberapa pihak dan dapat diteruskan secara berlanjut tiada habisnya sampai diarasakan oleh beberapa lebih orang.&nbsp;Dengan kegiatan yang dilaksanakan, mahasiswa KKN Unand Nagari Gantuang Ciri penuh harapan agar sosialisasi dan edukasi yang disampaikan menjadi berkalanjutan dan penuh manfaat bagi banyak orang.<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>","enabled":1,"tgl_upload":"22-01-2026 11:51:40","id_kategori":1,"id_user":1,"judul":"Sosialisasi dan Edukasi Pengolahan Sampah Menjadi Gantuangan Kunci Menarik Minat Anak Anak di MIN 1 Solok","headline":0,"gambar1":null,"gambar2":null,"gambar3":null,"dokumen":null,"link_dokumen":"","boleh_komentar":1,"slug":"sosialisasi-dan-edukasi-pengolahan-sampah-menjadi-gantuangan-kunci-menarik-minat-anak-anak-di-min-1-solok","hit":26,"tampilan":1,"slider":0,"tipe":"dinamis","urut":null,"jenis_widget":3,"tgl_upload_local":"22 Januari 2026","url_slug":"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/artikel\/2026\/01\/22\/sosialisasi-dan-edukasi-pengolahan-sampah-menjadi-gantuangan-kunci-menarik-minat-anak-anak-di-min-1-solok","author":{"id":1,"config_id":1,"username":"AdminGtgCiri","id_grup":1,"pamong_id":null,"email":null,"last_login":"2026-04-23 19:31:45","email_verified_at":null,"active":1,"nama":"Administrator","id_telegram":"0","token":null,"token_exp":null,"telegram_verified_at":null,"notif_telegram":0,"company":"OpenDesa","phone":"","foto":"kuser.png","session":"7abe36e8d52760cb1b9116707c1b54f9","batasi_wilayah":0,"akses_wilayah":[]},"category":{"id":1,"config_id":1,"kategori":"Berita Nagari","tipe":1,"urut":1,"enabled":0,"parrent":0,"slug":"berita-nagari"},"comments":[]}},{"type":"artikel","id":"18","attributes":{"config_id":1,"gambar":"zO3lg_1769058074_b9880987-8d49-43c1-89d3-6c3b1922a751.webp","isi":"<p><strong>Gantuang Ciri, Kab. Solok<\/strong> &ndash; Nagari Gantuang Ciri merupakan salah satu nagari di Kabupaten Solok yang kaya akan kesenian daerah. Kesenian nagari seperti <em data-path-to-node=\"3\" data-index-in-node=\"152\">indang, randai, silek,<\/em> dan tari masih terus dilestarikan melalui sanggar-sanggar serta kelompok kesenian yang ada di Gantuang Ciri. Keberadaan sanggar kesenian ini ditujukan untuk melestarikan kesenian khas nagari yang harus terus dipertahankan dan dijaga eksistensinya. Namun, sanggar-sanggar kesenian ini harus menghadapi tantangan zaman yang tidak dapat terelakkan. Perkembangan zaman membuat minat anak-anak yang seharusnya meneruskan kesenian sebagai jati diri nagari mulai menurun karena disibukan dengan <em data-path-to-node=\"3\" data-index-in-node=\"644\">gadget<\/em> masing-masing.<\/p>\r\n<p data-path-to-node=\"4\">Minat anak-anak di zaman sekarang mulai teralihkan oleh <em data-path-to-node=\"4\" data-index-in-node=\"56\">gadget<\/em> yang setiap hari berada di genggaman tangan. Hal ini membuat anggota sanggar kesenian perlahan-lahan berkurang, sehingga kesenian yang ada di nagari terancam hilang. Selain itu, sanggar-sanggar kesenian di Gantuang Ciri juga bergerak secara sendiri-sendiri, sehingga terjadi kurangnya koordinasi antar-sanggar maupun dengan pemerintah nagari. Kebanyakan sanggar kesenian kehilangan \"motivasi\" untuk terus berlatih dan mengasah kemampuan anggotanya karena sudah mulai jarang diadakan kegiatan (<em data-path-to-node=\"4\" data-index-in-node=\"554\">event<\/em>) kesenian, baik di dalam maupun di luar nagari. Oleh karena itu, Pemerintah Nagari bersama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler I Nagari Gantuang Ciri Universitas Andalas 2026 menginisiasi pertemuan dengan mengumpulkan para penggiat kesenian dan ketua sanggar yang ada di Nagari Gantuang Ciri.<\/p>\r\n<p data-path-to-node=\"5\">Pada Kamis, 15 Januari 2026, diadakann pertemuan antara Sanggar Bamiang Ameh, Sanggar Sinar Minang, Sanggar Sang Ratu, Sanggar Talang Sarumpun, Kelompok kesenian Indang Merpati, Indang Garuda, Silek Kinantan Gantuang Ciri Saiyo, Silek Kinantan Gantuang Ciri Saiyo, Silek Alang Putiah, Silek Pauah Saiyo, Pemerintah Nagari, dan mahasiswa KKN yang dilaksanakan di aula kantor Wali Nagari Gantuang Ciri. Pertemuan ini diadakan untuk membahas pembentukan wadah kesenian baru yang menaungi seluruh kelompok kesenian dan sanggar di Gantuang Ciri.<\/p>\r\n<p>Hal ini bertujuan agar seluruh penggiat dan kelompok kesenian di dalam nagari dapat berkoordinasi dengan lebih baik. Pembentukan wadah ini juga akan membantu pemerintah nagari agar dapat melakukan pemantauan dan memberi dukungan secara merata ke seluruh kelompok kesenian yang ada. Pertemuan tersebut membuahkan hasil berupa terbentuknya kesepakatan antara para penggiat seni, ketua sanggar, dan pemerintah nagari untuk membentuk wadah kesenian yang akan menampung seluruh sanggar dan kelompok seni di Gantuang Ciri. Wadah ini dinamakan Forum Kesenian Gantuang Ciri (FORSERI).<\/p>\r\n<p>Pembentukan wadah kesenian ini diharapkan dapat menjadi tempat bagi seluruh anggotanya dalam mencurahkan aspirasi serta menyusun program-program kesenian yang nantinya akan membangkitkan kembali semangat sanggar dan kelompok kesenian untuk melestarikan kembali kebudayaan Nagari Gantuang Ciri.<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>","enabled":1,"tgl_upload":"22-01-2026 12:01:14","id_kategori":1,"id_user":1,"judul":"Pembentukan Forum Kesenian Nagari Gantuang Ciri Sebagai Wadah Seluruh Sanggar Dan Kelompok Kesenian Dalam Melestarikan Kesenian Nagari","headline":0,"gambar1":null,"gambar2":null,"gambar3":null,"dokumen":null,"link_dokumen":"","boleh_komentar":1,"slug":"pembentukan-forum-kesenian-nagari-gantuang-ciri-sebagai-wadah-seluruh-sanggar-dan-kelompok-kesenian-dalam-melestarikan-kesenian-nagari","hit":29,"tampilan":1,"slider":0,"tipe":"dinamis","urut":null,"jenis_widget":3,"tgl_upload_local":"22 Januari 2026","url_slug":"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/artikel\/2026\/01\/22\/pembentukan-forum-kesenian-nagari-gantuang-ciri-sebagai-wadah-seluruh-sanggar-dan-kelompok-kesenian-dalam-melestarikan-kesenian-nagari","author":{"id":1,"config_id":1,"username":"AdminGtgCiri","id_grup":1,"pamong_id":null,"email":null,"last_login":"2026-04-23 19:31:45","email_verified_at":null,"active":1,"nama":"Administrator","id_telegram":"0","token":null,"token_exp":null,"telegram_verified_at":null,"notif_telegram":0,"company":"OpenDesa","phone":"","foto":"kuser.png","session":"7abe36e8d52760cb1b9116707c1b54f9","batasi_wilayah":0,"akses_wilayah":[]},"category":{"id":1,"config_id":1,"kategori":"Berita Nagari","tipe":1,"urut":1,"enabled":0,"parrent":0,"slug":"berita-nagari"},"comments":[]}},{"type":"artikel","id":"19","attributes":{"config_id":1,"gambar":"W6oYN_1769058891_WhatsApp_Image_2026-01-22_at_12_00_19_(1).webp","isi":"<p>Gantuang Ciri, Kubung, Solok - Dalam upaya meningkatkan keterampilan masyarakat serta pemanfaatan bahan pangan lokal secara optimal, pada 16 Januari 2026 dilaksanakan kegiatan workshop pembuatan kerupuk nasi dari nasi sisa bersama Ibu-Ibu rumah tagga di Jorong Baringin Nagari Gantuang Ciri. Kegiatan ini diikuti oleh para Ibu-Ibu rumah tangga dan mahasiswa&nbsp; yang antusias untuk belajar mengolah nasi sisa menjadi produk pangan bernilai ekonomi.<\/p>\r\n<p><img src=\"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/desa\/upload\/media\/WhatsApp_Image_2026-01-22_at_12-00-19.jpg\" alt=\"WhatsApp_Image_2026-01-22_at_12-00-19\">&nbsp;<\/p>\r\n<p>Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Ibu-Ibu PKK dalam mengolah nasi sisa menjadi kerupuk nasi sebagai produk alternatif yang bernilai tambah. Selain mengurangi pemborosan pangan rumah tangga, kegiatan ini juga diharapkan mampu membuka peluang usaha rumahan serta meningkatkan pendapatan keluarga.<\/p>\r\n<p>Materi disampaikan melalui metode demonstrasi dan praktik langsung. Peserta diberikan penjelasan mengenai potensi nasi sisa sebagai bahan baku kerupuk, tahapan pengolahan, proses pengeringan, hingga teknik penggorengan dan pengemasan sederhana agar produk memiliki nilai jual yang lebih tinggi.<\/p>\r\n<p>&nbsp;<img src=\"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/desa\/upload\/media\/WhatsApp_Image_2026-01-22_at_11-49-11.jpg\" alt=\"WhatsApp_Image_2026-01-22_at_11-49-11\"> <img src=\"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/desa\/upload\/media\/WhatsApp_Image_2026-01-22_at_11-49-11_(1).jpg\" alt=\"WhatsApp_Image_2026-01-22_at_11-49-11_(1)\"><\/p>\r\n<p>Selama kegiatan berlangsung, masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari keaktifan peserta dalam mengikuti setiap tahapan praktik, bertanya mengenai teknik pembuatan, serta berdiskusi mengenai peluang pengembangan kerupuk nasi sebagai usaha rumah tangga. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, akrab, dan penuh semangat.<\/p>\r\n<p>Melalui kegiatan workshop pembuatan kerupuk nasi ini, diharapkan Ibu-Ibu PKK Nagari Gantuang Ciri dapat menerapkan keterampilan yang diperoleh secara mandiri di rumah serta mengembangkannya menjadi usaha kecil yang berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penguatan UMKM berbasis potensi pangan lokal nagari.<\/p>","enabled":1,"tgl_upload":"22-01-2026 12:14:52","id_kategori":1,"id_user":1,"judul":"Kreativitas Tanpa Batas, Ibu-Ibu Rumah Tangga dan Mahasiswa KKN Nagari Gantuang Ciri Jorong Baringin Sulap Nasi Sisa Jadi Kerupuk Lezat","headline":0,"gambar1":null,"gambar2":null,"gambar3":null,"dokumen":null,"link_dokumen":"","boleh_komentar":1,"slug":"kreativitas-tanpa-batas-ibu-ibu-rumah-tangga-dan-mahasiswa-kkn-nagari-gantuang-ciri-jorong-baringin-sulap-nasi-sisa-jadi-kerupuk-lezat","hit":33,"tampilan":1,"slider":0,"tipe":"dinamis","urut":null,"jenis_widget":3,"tgl_upload_local":"22 Januari 2026","url_slug":"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/artikel\/2026\/01\/22\/kreativitas-tanpa-batas-ibu-ibu-rumah-tangga-dan-mahasiswa-kkn-nagari-gantuang-ciri-jorong-baringin-sulap-nasi-sisa-jadi-kerupuk-lezat","author":{"id":1,"config_id":1,"username":"AdminGtgCiri","id_grup":1,"pamong_id":null,"email":null,"last_login":"2026-04-23 19:31:45","email_verified_at":null,"active":1,"nama":"Administrator","id_telegram":"0","token":null,"token_exp":null,"telegram_verified_at":null,"notif_telegram":0,"company":"OpenDesa","phone":"","foto":"kuser.png","session":"7abe36e8d52760cb1b9116707c1b54f9","batasi_wilayah":0,"akses_wilayah":[]},"category":{"id":1,"config_id":1,"kategori":"Berita Nagari","tipe":1,"urut":1,"enabled":0,"parrent":0,"slug":"berita-nagari"},"comments":[]}},{"type":"artikel","id":"20","attributes":{"config_id":1,"gambar":"6oYN3_1769060262_WhatsApp_Image_2026-01-22_at_12_35_45.webp","isi":"<p>Program pelatihan pengolahan sampah (21\/1\/2026) diadakan oleh mahasiswa KKN Reguler I Nagari Gantuang Ciri Universitas Andalas 2026 dalam upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi pengelolaan sampah di SD 21 Gantung Ciri. Kegiatan ini menyasar siswa kelas IV A dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang siswa.<\/p>\r\n<p>Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta kesadaran siswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar, mulai dari mengenal jenis-jenis sampah hingga cara sederhana dalam mengelola sampah di lingkungan sekolah dan rumah. Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.<\/p>\r\n<p>Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi. Hal ini terlihat dari keaktifan siswa dalam bertanya, menjawab pertanyaan, serta berpartisipasi dalam diskusi dan praktik sederhana yang diberikan oleh pemateri. Suasana kelas berlangsung hidup, menyenangkan, dan kondusif sehingga materi dapat tersampaikan dengan baik.<\/p>\r\n<p>Tidak hanya siswa, guru kelas juga turut memberikan dukungan penuh dengan mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung. Peran aktif guru membantu menciptakan suasana belajar yang nyaman dan mendorong siswa untuk lebih berani berpartisipasi.<\/p>\r\n<p>Melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi ini, diharapkan siswa SD 21 Gantung Ciri dapat menerapkan kebiasaan positif dalam mengelola sampah, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah, sehingga dapat berkontribusi dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sejak dini.<\/p>","enabled":1,"tgl_upload":"22-01-2026 12:37:43","id_kategori":1,"id_user":1,"judul":"Edukasi Pengelolaan Sampah Sejak Dini, Siswa SD Negeri 21 Gantung Ciri Antusias","headline":0,"gambar1":null,"gambar2":null,"gambar3":null,"dokumen":null,"link_dokumen":"","boleh_komentar":1,"slug":"edukasi-pengelolaan-sampah-sejak-dini-siswa-sd-negeri-21-gantung-ciri-antusias","hit":29,"tampilan":1,"slider":0,"tipe":"dinamis","urut":null,"jenis_widget":3,"tgl_upload_local":"22 Januari 2026","url_slug":"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/artikel\/2026\/01\/22\/edukasi-pengelolaan-sampah-sejak-dini-siswa-sd-negeri-21-gantung-ciri-antusias","author":{"id":1,"config_id":1,"username":"AdminGtgCiri","id_grup":1,"pamong_id":null,"email":null,"last_login":"2026-04-23 19:31:45","email_verified_at":null,"active":1,"nama":"Administrator","id_telegram":"0","token":null,"token_exp":null,"telegram_verified_at":null,"notif_telegram":0,"company":"OpenDesa","phone":"","foto":"kuser.png","session":"7abe36e8d52760cb1b9116707c1b54f9","batasi_wilayah":0,"akses_wilayah":[]},"category":{"id":1,"config_id":1,"kategori":"Berita Nagari","tipe":1,"urut":1,"enabled":0,"parrent":0,"slug":"berita-nagari"},"comments":[]}},{"type":"artikel","id":"21","attributes":{"config_id":1,"gambar":"ymVqk_1769067111_4ef5e119-8b85-474f-9be2-39e41a557d24.webp","isi":"<p>Jorong Baringin, Nagari Gantuang Ciri melaksanakan kegiatan gotong royong berupa normalisasi sungai pada Jumat, tanggal 9, pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa <strong data-start=\"396\" data-end=\"433\">KKN Reguler I Nagari Gantuang Ciri Universitas Andalas 2026<\/strong>, perangkat desa, serta masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan dan upaya pencegahan bencana.<\/p>\r\n<p data-start=\"562\" data-end=\"996\">Gotong royong difokuskan pada pemindahan batuan yang berada di bagian tengah aliran sungai ke sisi tepi dinding sungai. Penumpukan batuan di tengah sungai selama ini menyebabkan aliran air menjadi tidak stabil dan berpotensi mengikis dinding sungai, terutama saat curah hujan tinggi. Kondisi tersebut dapat mengakibatkan peningkatan debit air secara drastis yang berisiko menimbulkan abrasi hingga kerusakan lingkungan sekitar sungai.<\/p>\r\n<p data-start=\"998\" data-end=\"1463\">Mahasiswa KKN Reguler 1 Universitas Andalas bersama perangkat desa dan masyarakat bekerja secara bahu-membahu memindahkan batuan menggunakan peralatan sederhana. Batuan-batuan tersebut kemudian disusun di sepanjang tepi dinding sungai agar berfungsi sebagai penahan alami terhadap derasnya arus air. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga alur sungai tetap stabil, tetapi juga sebagai langkah mitigasi untuk mencegah pengikisan dinding sungai di masa mendatang.<\/p>\r\n<p data-start=\"1465\" data-end=\"1801\">Perangkat desa Jorong Baringin menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif mahasiswa KKN dan masyarakat yang telah meluangkan waktu dan tenaga demi kepentingan bersama. Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat menjadi penggerak semangat gotong royong serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar.<\/p>\r\n<p data-start=\"1803\" data-end=\"2106\">Melalui kegiatan gotong royong ini, terjalin kerja sama yang baik antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat. Selain memberikan manfaat langsung bagi lingkungan, kegiatan ini juga memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial sebagai ciri khas kehidupan bermasyarakat di Nagari Gantuang Ciri.<\/p>\r\n<p>&nbsp;<\/p>","enabled":1,"tgl_upload":"22-01-2026 14:31:53","id_kategori":1,"id_user":1,"judul":"Gotong Royong Normalisasi Sungai di Jorong Baringin untuk Cegah Abrasi","headline":0,"gambar1":null,"gambar2":null,"gambar3":null,"dokumen":null,"link_dokumen":"","boleh_komentar":1,"slug":"gotong-royong-normalisasi-sungai-di-jorong-baringin-untuk-cegah-abrasi","hit":29,"tampilan":1,"slider":0,"tipe":"dinamis","urut":null,"jenis_widget":3,"tgl_upload_local":"22 Januari 2026","url_slug":"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/artikel\/2026\/01\/22\/gotong-royong-normalisasi-sungai-di-jorong-baringin-untuk-cegah-abrasi","author":{"id":1,"config_id":1,"username":"AdminGtgCiri","id_grup":1,"pamong_id":null,"email":null,"last_login":"2026-04-23 19:31:45","email_verified_at":null,"active":1,"nama":"Administrator","id_telegram":"0","token":null,"token_exp":null,"telegram_verified_at":null,"notif_telegram":0,"company":"OpenDesa","phone":"","foto":"kuser.png","session":"7abe36e8d52760cb1b9116707c1b54f9","batasi_wilayah":0,"akses_wilayah":[]},"category":{"id":1,"config_id":1,"kategori":"Berita Nagari","tipe":1,"urut":1,"enabled":0,"parrent":0,"slug":"berita-nagari"},"comments":[]}}],"meta":{"pagination":{"total":13,"count":13,"per_page":30,"current_page":1,"total_pages":1}},"links":{"self":"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/internal_api\/arsip?page%5Bnumber%5D=1","first":"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/internal_api\/arsip?page%5Bnumber%5D=1","last":"https:\/\/gantuangciri.solokkab.go.id\/internal_api\/arsip?page%5Bnumber%5D=1"}}